“Nanti kita akan selalu ketemu, dan kita pasti akan melakukannya lagi.”
Saya tidak sanggup berkata apa-apa lagi dan mulai mengisi formulir itu lagi.Tidak lama Bang Ramen datang dan mengambil formulir yang telah saya isi itu. Bokepindoxxx Enaaggh..!” kata saya yang mulai merasa nyeri tapi sangat enak di bagian bawah itu.Pak Mori menaik-turunkan penisnya dengan cepat. Tangannya yang dari tadi memeluk punggung saya mulai turun mengelus-elus pantat dan meremasnya. Lagipula keperawanan saya telah hilang sejak saya masih kecil ketika jatuh dari sepeda.Pak Mori terus memandang dan menunggu jawaban saya, sedangkan saya tidak dapat berkata apa-apa. Tangan kanannya mengelus anus saya.“Uuhh.. Yang pertama, kami harus mengedit tubuhmu dulu.”“Mengedit tubuhku..?”“Yah, kami harus tahu bagaimana tubuhmu, apa kekurangannya dan kelebihannya.










