“Iya deh, aku tunggu..”, kataku.Kututup telepon dan buru-buru kupakai kaos dan celana pendekku. Striptease di Fort-street selandia sana masih kalah jauh dengan yang satu ini. Bokepindoxxx “Hmm.., eeehh..”, nafasnya mulai memburu. “Heh.., he.., iya ya.., eh ada juga putri solo di sini..”, kataku datar. “Mas sorry aku yang nelpon, abis ruang operator baru sepi nih..”
“Eh, aku dong yang sorry.., terlambat tiga menit nelpon kamu…”
“Ya Mas aku tahu, kan di ruang operator, emang baru ngobrol penting ya tadi sama pramugari di kamar 204?”
“Ah enggak, mereka cuman mau nanya mau makan di mana kok…”
“Ooo”, sahutnya
“Eh Mbak Ana pulang jam berapa?”
“Lho kok pake Mbak?”
“Abis umurku baru dua dua dan mbak kayaknya udah lama kerja di sini..”, jelasku.




















