Sambil kembali melumat bibir merahnya. Lalu surat itu pun sampai ke tangan aku, perlahan aku buka dan aku baca isinya..“Aku ngaak apa-apa koq. Bokep Kamipun bergegas turun kebawah dan kamipun pulang dengan sepeda motorku.Sesampainya di sana dia langsung turun sembari mengajak aku singgah sebentar sembari ngobrol dan meneguk secangkir teh hangat. Waktu itu kami adalah kuliah sore sekitar jam 5-an sore sebanyak 4 SKS. Tak berapa lama lagi.., perkuliahan kami ‘pun usai dan teman teman mulai bergegas untuk berlomba keluar, dikarenakan hari udah malam (sekitar jam 7-an). Dikamarnya.., dia langsung pergi ka dapur mengambilkan aku secangkir teh hangat yang ia janjikan.




















