Oh benakku kembali diserbu berbagai fantasy yang cukup membuat peri baik yang senantiasa berbisik di telinga kananku cemberut. Bokep “Ehm.. “Ah ibu Widya.. Tok.. “Iya bu.. Ini baru yang kedua dan ini juga karena Pak Hendra penasaran mau tahu”
“Waktu yang pertama juga aku nggak sengaja pas lagi kontrol aku dengar suara kasak-kusuk.. Aku nggak enak” ucapnya namun tangannya mulai merayap ke atas kebagian paha-ku. Kesal karena baru sadar kalau dua orang lelaki ini tadi juga telah ada saat aku duduk di closet. Nada suaranya terdengar mulai rileks dan lebih enteng. Tipe pria pekerja yang selalu jadi bahan fantasi-ku! Tapi ya dia lagi hamil tua.. Dalam posisi ‘in charge’ seperti ini, rasa percaya diriku makin tinggi hingga aku mulai memperlakukannya sebagai obyek dari hasratku. Kita nggak tahu kalau kamu bakal masuk kesini”




















