“Lebih baik jangan.” Aku menunduk mengenakan pakaianku kembali. Bokepindoxxx Nah, di sinilah aku ketemu lagi dengan Kelvin. Besok hari yang bagus, aku enggak usah kerja. Di sela-sela ciumannya, ternyata aku masih ingat akan gaun yang akan menutupi tubuhku di pesta besok, “Uhhh Kelvin… bajuku belum dibayar… hati-hati…” Kalimat ini malah mengingatkan dirinya bahwa aku masih berpakaian, diangkatnya bagian rok gaunku ke atas melewati kepalaku. Aku serius!” Akhirnya aku benar-benar menghentikan gerakannya, karena detik berikutnya aku tampar kepalanya. Aku sudah tidak peduli bahwa kami berada di tempat umum, siapa saja kapan saja orang bisa lewat dan mendengar suaraku. Take your time.”
“Iya deh. Take your time.”
“Iya deh. Keperluanku udah komplit.”
“Ayo kita cari makanan kalau gitu. Wow, banyak duitnya, aku pikir, tapi mengeluarkan terlalu banyak uang untuk hal-hal yang tidak perlu.




















