Pen…. “Tunggu sebentar ya Pendhos, kemudian Ibu Loni masuk kekamarnya, beberapa saat kemudian
Ibu Loni keluar dari kamarnya dgn senyumnya yg menawan. Bokep indo xxx , Klimaks yg baru saja kita raih bersamaan, kulihat Ibu Loni sudah lelap
tertidur, dari celah belahan kemaluan Ibu Loni, air manyku masih mengalir, aqu benar benar
puas kerana orang yg sudah melecehkanku sudah kubuat KO. Aqu kaget sekali, aqu pikir, Ibu
Mertuaqu sudah tak bisa hamil lagi.Aqu minta kepada Ibu mertuaqu, agar benih yg ada dalam kandungannya dijadikan saja, namun Ibu
mertuaqu menolaknya, Ibu mertuaqu bilang itu sama saja dgn bunuh diri, kerana suaminya sudah
lama tak pernah lagi menggaulinya, namun masih bisa hamil. “Kamu itu Wil, gendat gendut, ntar kalau Ibu Loni denger mati kamu”.Hari itu aqu sudah tak konsentrasi dalam pekerjaanku Aqu hanya melamun dan memikirkan Ibu
mertuaqu, kasihan sekali beliau harus




















