Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Bokepindoxxx Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Katanya mau jadi isteri shalihah? Air mataku jatuh tanpa terasa. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! berember-ember. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya.




















