Cuma waktu itu Juragan belum punya apaapa, apalagi penari itu juga simpanan seorang camat. Bokepindoxxx Seumurumur belum pernah ada orang yang bilang itu ke saya Jantung saya degdegan mendengarnya. Luka parah. Juragan membawa saya naik tangga di samping toko, masuk ke rumahnya. Badan Juragan yang berat menindih badan saya, dadanya menggencet susu saya, kontolnya yang gede itu mencoblos memek saya menerobos kehormatan saya Saya merasa sakit campur nikmat campur malu Aduh, Bapak, Simbok, saya sudah bukan perawan lagi!Aku masuk lebih dalam lagi, ya, Denok? Dia terus remasremas paha saya. Waduh? Haduh, Simbok, Bapak, maafkan saya. Katanya, Aku bikin kamu tambah enak di sini ya?Juragan menyibak kancut saya dan menowel menowel itil saya!Coba kalau beginiNhaaaa!! Beliau pemilik toko beras yang besar itu.




















