Sambil berdiri di pintu ia bertanya pada Winda “Winda , indak pulang ka Padang (Winda, pulang ke Padang ‘gak)”?. Johan menarik kembali lagi beberapa saat hingga berulang- ulang, Gerakan Johan semakin cepat, “Uu…auuu… ugh.. Bokep Pikirannya kosong… Hanya tinggal celana panjang yang masih pada tempatnya. ”Jaan lah da, Winda alah punyo laki jo anak (jangan bang Winda udah mempunyai suami dan anak)” ujar Winda lirih. Kembali kini Winda ke Pasaman, dan bekerja seperti biasanya. Dengan enggan Windapun menuruti keinginan suaminya. Beberapa saat kemudian Johan menarik tangannya dan kembali melajukan truknya menuju arah Sicincin saat macet telah berakhir. ”Alah lamo awak indak bahubuangan diak (sudah lama kita tidak berhubungan dik)” kata suaminya.Winda merasa berhutang pada suaminya karena memang dalam minggu ini mereka belum pernah berhubungan badan.














