“Aaaaahhh, buka aja BH-nya Ton, cepat.., oohh..!”
Kucari-cari pengaitnya di belakang, lalu kubuka. “Sshh.. Bokepindoxxx “Eh, ada apa Yu?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”
Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dengan seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin sama Ayu sih. Aku baru tahu ternyata dia masih perawan. “Sshh.. Pamanku ini bisa dibilang rada telat untuk menikah karena waktu itu ia berusia 42 tahun. crett.. Lalu aku pun mulai mengendarai motorku ke tempatnya. Tidak lama pun waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, sudah waktunya nih, pikirku.




















