Untung ibunya nggak sempat mendengar pembicaraan mereka yang terakhir.Setelah mereka di dalam kamar Cindy pun bertanya, “Terus apa yang kita lakukan?”Muka Mike kembali merah, dan cepat-cepat dia kunci pintu kamar, dan dia pun bertanya lagi untuk meyakinkan,”Cindy, kamu yakin kita akan melakukan ini?”Gadis ini jadi agak bingung menebak arah pertanyaan kakaknya, dia pun menjawab, “Kamu kan yang mengusulkan ‘mainan ibu-bapak’, aku bosan nggak ada mainan lain.”Gadis cilik ini memang masih terlalu polos untuk memahami pikiran orang dewasa. aduuuhhh sakkiittt… stop.. Bokep “Apa itu ‘haid’?” tanya Cindy nggak paham. Tapi ternyata ayahnya nggak curiga, mungkin dia mengira kami main semacam ‘rumah-rumahan’.“Nah begitu dong, anak-anak ayah harus saling sayang-menyayangi.”
“Iya yah, Mike sayang sama Cindy dan Cindy juga sayang banget sama Mike.




















