karena jarak yang masih berjauhan, kulepaskan tangannya lalu menyisipkan tangan kiriku ke belakang pinggang kirinya dan menariknya agar lebih dekat denganku. Bokepindoxxx Mbah Suliyem berusaha mengahkiri perdebatan kami di jalan.Kali ini aku sudah pasrah dan kurasa memang tidak ada yang perlu diperdebatkan, apalagi setelah kulihat alroji ‘swiss army-ku’ sudah menunjukkan jam sembilan malam. (kain jarik atau jarit adalah kain yang biasa digunakan sebagai bawahan wanita Jawa yang biasanya dari kain batik,-red) meskipun kulitnya sudah berkeriput. Sesekali kupandangi wajah mbah Suliyem sambil perlahan kutempelkan ujung kontolku ke mulut memeknya.“ssssh…” mbah Suliyem hanya berdesis sambil raut mukanya seperti menahan rasa perih. Entah kenapa aku malah menawarkan diri untuk mengantarkan si nenek. Aku sedikit lega karena kedatangan mereka hanyalah untuk tahu keadaan mbah Suliyem.




















