Ooohh..!” desah Miranda. Atau sesekali membiarkannya terikat rantai anjing itu di sebuah pilar yang ada di apartemanku.Jadi tidak selamanya Miranda terikat seperti manakala pertama kali aku culik. Bokepindoxxx Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Kubuka koperku, Miranda yang masih belum sadar itu aku ikat ulang dengan tali plastik kuning.“Mmmpphh.. Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan berkacamata hitam.Secepat kilat aku menyambar mulutnya dengan saputangan yang mengandung cloroform. Kamu ini lucu sekali.. Naik ke lantai 14 masuk ke apartemanku 1404. Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan berkacamata hitam.Secepat kilat aku menyambar mulutnya dengan saputangan yang mengandung cloroform. Miranda yang mandiri ini memang hidup jauh dari Ayahnya di Surabaya.




















